choose your languages

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Suara Aneh Pada Harddisk

Curigai dan Deteksi Suara Aneh Pada Harddisk Anda.

Astra 32, Software pemberi informasi spesifikasi hardware dan driver komputer

Tak usah bingung ketika tak tahu spesifikasi hardware dan driver.

Foxit Reader software pembaca Pdf yang ringan

Foxit Reader pembaca pdf yang lebih cepat loading interfacenya daripada Adobe Reader.

iWisoft Free Video Converter free download

Conversi file mulmimedia Anda dengan iWisoft Free Video Converter.

DAM mendownload dengan cepat

DAM mendownload cepat dan dapat di resume.

Tampilkan postingan dengan label samsung vs microsoft. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label samsung vs microsoft. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Desember 2011

Samsung Hentikan Produksi Netbook Tahun 2012



Samsung Electronic, salah satu produksen elektronik terbesar dunia dan konglomerat semikonduktor berencana menghentikan produksi komputer netbook. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung notebook ultra-portable, tablet serta ultrabook.



Pekan lalu Samsung mengirim email kepada salah satu mitranya, yang berisi pemberitahuan mengenai penghentian produksi netbook 10.1” pada awal tahun depan. Sebagai gantinya akan ditawarkan laptop ultraportable 11.6” dan 12” yang lebih powerfull sekaligus ultrabook ditahun 2012. Langkah tersebut secara tidak langsung mengklaim, Samsung akan menutup bisnis ultra low-cost personal computer (ULCPC) dan menegaskan bahwa perangkat dengan layar 10.1” harus tablet.

Email yang dipublikasikan website Blogee dan diduga milik Samsung menyatakan, “Sesuai dengan pengumuman strategi baru untuk tahun 2012, kami menghentikan produksi perangkat 10.1” (netbook) pada kuartal pertama 2012 untuk mendukung produk ultraportable (11.6” dan 12”) serta ultrabook yang akan diluncurkan pada tahun 2012.”

Komputer netbook dengan form-factor clamsheel dengan layar 7” hingga 10” dan mikroprosesor murah, diposisikan sebagai PC ultra-portable dengan harga terjangkau. Namun pada kenyataannya, sistem tidak pernah digunakan sebagai PC tradisional.

Netbook terlalu lambat untuk menjalankan aplikasi produktif dan memiliki performa yang lemah, sehingga kurang diminati para profesional maupun pengguna yang senang dengan multimedia. Banyak orang hanya memfungsikan perangkat hanya untuk browsing internet, komunikasi, serta menjalankan aplikasi ringan. Ketika media tablet seperti Apple iPad dengan fungsi serupa serta interface dan portabilitas lebih baik muncul di pasaran, popularitas netbook kemudian mulai menurun.

Saat ini Samsung bisa menawarkan fungsi komputasi dasar melalui tablet Galaxy Tab, menggunakan komponen yang diproduksi sendiri serta menjanjikan lebih banyak keuntungan bagi Samsung dibanding netbook bertenaga Intel Atom. Tidak mengherankan kemudian Samsung ingin menghentikan produksi netbook dan berkonsentrasi pada tablet dan notebook ultra-portable.

Senin, 11 Juli 2011

Microsoft Mendesak Samsung Membayar Royalti



Microsoft Corp, dikabarkan mendesak Samsung Electronic untuk membayar royalti cukup besar untuk setiap perangkat yang dilengkapi dengan sistem operasi Google Android. Raksasa perangkat lunak dunia ini yakin, terjadi pelanggaran paten dan penggunaan teknologi yang awalnya dikembangkan Microsoft.



Sejak tahun 2003, Microsoft telah membuat perjanjian lisensi dengan lebih dari 700 perusahaan, temasuk lima perusahaan yang memiliki kaitan dengan Android. Kesepakatan terbesar terjadi dengan produsen ponsel HTC tahun lalu, yang akhirnya HTC menyetujui untuk membayar kepada Microsoft sebesar $5 untuk setiap ponsel Android yang terjual.Produsen perangkat lunak terbesar dunia ini telah berusaha keras mempromosikan platform Windows Phone 7 dan sejauh ini belum berhasil mendekati kesuksesan Apple iOS dan Google Android. Banyak pihak memperkirakan bahwa trend ini tidak mungkin berubah dalam beberapa kuartal.Tuntutan royalti hak paten terhadap Samsung bukan hanya memberikan tambahan pemasukan bagi Microsoft, tetapi juga akan membuat mereka lebih mudah menjual sistem operasi Windows Phone 7 kepada Samsung.Samsung merupakan produsen ponsel terbesar kedua didunia setelah Nokia, dengan angka penjualan diperkirakan mencapai 19 juta smartphone antara bulan April hingga Juni tahun ini. Bila 19 juta smartphone tersebut menggunakan Android dan tuntutan Microsoft $15 disetujui, akan dicapai angka pembayaran cukup besar mencapai $285 juta

Postingan Yang Menarik Lainnya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 

Artikel Komputer Copyright © 2013 MyBlog Design